Panduan Memilih Topik Artikel
By agussodagar - Jumat, 31 Agustus 2012
Berikut ini beberapa panduan yang patut Anda perhatikan:
1. Topik disesuaikan dengan latar belakang pengetahuan atau keahlian Anda.
Tujuannya adalah mempermudah menggali ide penulisan sekaligus mempermudah
menjiwai setiap kalimat yang tertulis. Apakah tidak boleh membahas topic yang bukan
gue banget ? Boleh-boleh saja kok. Tapi membahas sesuatu yang berada di luar
kemampuan Anda tentu saja membutuhkan lebih banyak energi. Anda perlu
mendapatkan referensi yang dapat dipercaya, mengolah input versi mesin berpikir Anda,
lalu menyajikan ke hadapan pembaca dengan cara Anda pula. Dan terakhir, Anda harus
memperhitungkan efek terburuk jika tulisan Anda mendapat kritik pembaca karena salah
tafsir dalam mengapresiasi sebuah ide.
Lain halnya jika topik pilihan Anda adalah bidang yang telah Anda geluti dan Anda
menjalani setiap hari. Proses yang ribet seperti tertulis di atas tidak akan terjadi. Dan
yang lebih penting lagi, meminimalkan resiko Anda mendapatkan miskomunikasi yang
sebenarnya tidak perlu terjadi.
2. Topik mengikuti perkembangan terkini.
Meski sampai saat ini masih ada sebagian blogger yang anti terhadap artikel fresh from
oven (mengikuti perkembangan terkini), namun menulis artikel dengan topik kekinian
memiliki satu nilai lebih dibanding artikel yang setia dengan pakem lama. Kelebihan
tersebut terletak pada kemampuan menawarkan problem solving yang lebih tepat guna
dan adaptif terhadap perubahan perilaku blogger era informasi.
Apalagi jika blog Anda mengambil tema teknologi gadget. Mengikuti info terbaru wajib
hukumnya. Nggak lucu dong kalau di jaman Windows 7 ini Anda mencoba membahas
operating system windows MS DOS 5.0. Karena saya yakin pemakai computer saat ini
sudah menggunakan PC Windows XP ke atas.
3. Topik harus jelas ruang lingkup pembahasannya.
Inilah yang membedakan blog pribadi dengan diary online. Anda harus mengetahui
dengan persis batasan-batasan pembicaraan sehingga Anda tahu kapan harus memulai
dan kapan harus mengakhiri serta menuntaskan paragraph demi paragraph yang Anda
tulis.
Manusia mempunyai kecenderungan bebas. Demikian pula seorang blogger, kalau tidak
dibatasi ruang lingkup pembahasan, bisa-bisa Anda menampilkan ribuan kata dalam
posting blog hanya untuk menghasilkan penulisan yang berbelit-belit tak ubahnya
benang ruwet.
4. Topik menarik minat Anda pribadi sekaligus minat pembaca blog.
Tentu saja Anda harus menyukai topik yang sedang Anda bawakan. Pengunjung utama
blog Anda bukanlah robot. Mereka manusia yang secara tidak langsung mampu
mendeteksi aura yang mengalir melalui setiap kata-kata dalam artikel.
Energi yang terpancar dari tulisan Anda harus mampu mengajak pembaca untuk terus
membaca artikel hingga tuntas sehingga terbentuk titik singgung yang mempertemukan
interest antara pembaca dan penulis blog. Kalau pembaca sudah tertarik ke dalam dunia
ciptaan Anda, maka proses membentuk komunitas blog semakin mudah terbentuk.
Follow our blog on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS
0 komentar for "Panduan Memilih Topik Artikel"