April 03, 2025
 
Advertisement

Latest News

TEKNOLOGI

PERHATIAN BUAT PARA PEMBACA NEWS.TITUIT.COM Sebagian Artikel Berita Foto Video news.tituit.com ini berasal dari berbagai sumbe...

Published by Admin

TOP LINE

LATEST

TUTORIALS

HIGHLIGHT

PERFORMANCE

Penerangan (Lighting)

By GEDABUZ - Minggu, 09 September 2012

Penerangan gedung merupakan penggunaan yang dominan, karena dibutuhkan oleh semua gedung dan juga waktu penggunaannya yang panjang. Jumlah lampu yang digunakan akan mempengaruhi pembagian group dari panel penerangan; penampang penghantarnya dan pengamannya (CB atau MCB) serta sakelar kendalinya.

Contoh :
Suatu bangunan disuplai listrik 3 phasa, 4 kawat dengan tegangannya 220V/380V, frekuensi 50 HZ. Beban yang ada 900 lampu TL 40 W; 220 V; cos 􀄳 = 0,8, balast 10 W, Bagaimana instalasinya?
 
Jawaban:
Dengan cara sederhana bisa kita naikan sebagai berikut :
  •   Dengan jumlah lampu 900 TL, setiap phasa dibebani : 900/3 = 300 TL.
  •   Tiap lampu TL40W; 220 V; cos􀄳 = 0,8; balast 10w memerlukan arus =


    Maka untuk 300 lampu = 300. 0,28A = 84 A
  •  Bila lampu menyala sekaligus :
    IR = 84 A ; IS = 84 A; IT = 84 A
  •  Lampu dibagi dalam group (tiap group maksimum 12-14 titik lampu), bila tiap titik terdiri dari 2 TL, maka tiap phasa terdapat 300 TL/2 = 150 armatur (titik lampu) dan tiap phasa mempunyai 150 armatur = 12,5~13 group.
  •  Satu group adalah 12 armatur x 2 TL = 24 TL jadi arus listrik tiap group
    = 24 x 0,28 =6,72 A dengan demikian pengaman yang digunakan
    (MCB atau Sekering) tiap group dapat digunakan 10A.
  •  Arus listrik tiap phasa panel utama = 13 x 6,72 A =87,36 A maka
    pengaman utama (MCB atau Sekering) yang digunakan sebesar 100A.

Follow our blog on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

0 komentar for "Penerangan (Lighting)"

Leave a Reply

Pages 22123456 »
Advertisement