Advertisement

Latest News

Kuli Cekcok

By Jasa Iklan - Selasa, 18 September 2012

PERHATIAN BUAT PARA PEMBACA NEWS.TITUIT.COM
  • Sebagian Artikel Berita Foto Video news.tituit.com ini berasal dari berbagai sumber yang ada di internet .
  • Hak cipta Artikel,berita,foto,video news.tituit.com menjadi milik sumber berita ,artikel,video,foto dan materi terkait.
  • News.tituit.com tidak ada maksud untuk membajak hak cipta karya manapun.
  • Artikel,berita,foto,video materi news.tituit.com semata mata hanya untuk documentasi , selanjutnya untuk di manfaatkan sebagai media berbagi informasi dan silaturrahmi.
  • Segala metari news.tituit.com hanya untuk pembelajaran guna menanamkan suka baca dan tulis .
  • Jika ada yang tidak berkenan tulisanya di tampilkan di news.tituit.com , kami harap untuk melapor kepada admin, kami tidak keberatan untuk menghapus materi tersebut.
  •  Jika materi ini bermanfaat , saran kami jangan lupa memberi konstribusi kepada sumber materi terkait.
  • Bila ada materi yang tidak di sebutkan sumbernya , kami mohon maaf.
    Demikian pengumuman singkat terkait materi yang ada di news.tituit.com dan atas perhatianya kami ucapkan terimakasih, dan selamat membaca.
    -

    Diceritakan Gus Dur, saat rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara
    King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja, kuli-kuli dari Yaman berebutan
    untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang
    diantara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab. Melihat itu,
    rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap:
    Amin, Amin, Amin!
    Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: "Lho kenapa
    Anda berkerumun di sini?" "Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai
    serban, mereka itu pasti kyai”. Guyonan yang membuat kami tertawa disela-sela
    kami sebagai wartawan mewawancarainya.

    Follow our blog on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

    0 komentar for "Kuli Cekcok"

    Leave a Reply

    Advertisement